Asing Minati Saham MNC
HARGA saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berpotensi menguat menuju level Rp 300 dalam jangka pendek maupun menengah. Menurut sumber Investor Daily, pemegang saham perseroan dari Singapura akan menambah kepemilikannya dengan membeli MNCN di pasar. Pasalnya, perusahaan asing tersebut tertarik rencana perseroan yang dikabarkan bakal mengakuisisi TV asing. Selain itu, rencana buyback saham juga bakal memicu kenaikan harga MNCN. Pada perdagangan kemarin, MNCN ditutup naik Rp 5 (2,44%) ke posisi Rp 210.
Cermati Saham Davomas
SEBUAH perusahaan investasi asing disebut-sebut siap menjadi pembeli siaga (standby buyer) dari rencana penerbitan obligasi PT Davomas Abadi Tbk (DAVO). Bahkan, kata sumber Investor Daily, pemegang saham pengendali bakal mengucurkan dana untuk merestrukturisasi utang perseroan. Kabar tersebut, menurut dia, akan dijadikan momentum untuk mengangkat harga DAVO menuju level Rp 75-80 dalam waktu dekat. Pada perdagangan kemarin, DAVO ditutup terkoreksi Rp 9 (12,3%) ke level Rp 64. (jau)
Thursday, December 10, 2009
RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 10 Desember 2009
Monday, December 7, 2009
RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 7 Desember 2009
Tirta Mahakam Ekspansi Batubara
HARGA saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) dikabarkan bakal diangkat menembus level Rp 100 dalam jangka pendek. Sumber Investor Daily mengungkapkan, rencana ekspansi perseroan dengan mengakuisisi kembali perusahaan tambang batubara di Kalsel akan dijadikan momentum kenaikan harga TIRT. Perseroan juga disebut-sebut mendapat injeksi dana berupa pinjaman modal kerja dari bank dan investor. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, TIRT menguat Rp 21 (35,6%) ke posisi Rp 80.
Saham Mas Murni Menuju Rp 75
HARGA saham PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) berpeluang menuju level Rp 75 dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, sejumlah broker akan memanfaatkan rencana perseroan menambah pencatatan saham (prelisting) atas obligasi konversinya. Selain itu, kata dia, adanya kabar tentang pengerjaan proyek baru di Surabaya bakal turut menjadi sentimen positif. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, MAMI naik Rp 3 (5,7%) ke level Rp 55. (jau)
Tuesday, December 1, 2009
RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 1 Desember 2009
Cermati Saham Barito
HARGA saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berpeluang menuju level Rp 1.500-1.700 dalam waktu dekat. Sumber Investor Daily mengungkapkan, keberhasilan Prajogo Pangestu membeli PT Transpasific Railway Infrastructure akan menjadi momentum kenaikan harga BRPT. Sebab, Barito disebut-sebut oleh pelaku pasar menjajaki merger dengan Transpasific, perusahaan pengangkut batubara. Pada perdagangan kemarin, BRPT ditutup terkoreksi Rp 10 (0,7%) ke level Rp 1.280. (jau)
India Power Incar Dayaindo
HARGA saham PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) berpotensi menuju level Rp 150 dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, adanya kabar bahwa India's National Thermal Power Corp yang berniat menjadi pemegang saham perseroan bakal menjadi momentum penguatan harga KARK. Pada perdagangan kemarin, KARK ditutup melemah Rp 1 (0,8%) ke posisi Rp 112. (jau)
Monday, November 30, 2009
RUMOR PASAR & REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 30 November 2009
AKR Jajaki Akuisisi
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dikabarkan menjajaki akuisisi dua perusahaan tambang batubara di Kalimantan. Selain itu, kata sumber Investor Daily, perseroan disebut-sebut mendapat proyek baru dari PT Pertamina sebagai distributor bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Terkait itu, kata dia, harga AKRA berpotensi menuju Rp 1.500-1.600 dalam jangka pendek maupun menengah. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, AKRA melemah Rp 30 (2,54%) ke posisi Rp 1.150.
Cermati Saham Alam Sutera
HARGA saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) berpeluang mencapai level Rp 150 dalam jangka pendek maupun menengah. Menurut sumber Investor Daily, salah satu perusahaan asing akan mengeksekusi waran perseroan. Selain itu, adanya kabar kerja sama dengan perusahaan properti dari Prancis juga bakal mendorong penguatan harga ASRI. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, ASRI terkoreksi Rp 2 (1,9%) ke level Rp 103. (jau)
Trimegah Securities
Reaksi negatif atas rencana rights issue dari Grup Bakrie, aksi ambil untung dari saham berkapitalisasi besar, seperti ASII dan TLKM, serta koreksi tajam di bursa Asia menyebabkan IHSG turun menembus level support di level 2.450. Kami memperkirakan pasar hari ini akan bergerak dalam daerah negatif dengan kisaran di 2.356-2.424.
Kresna Graha Securindo
Pada perdagangan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun cukup dalam dan menembus titik support di level 2.423, sehingga penurunan indeks kemungkinan masih bisa berlanjut dengan target support baru di 2.364. Posisi indeks yang berada di pertengahan dari bollinger band serta pergerakan MACD yang terus menurun menjadi 7,6 akan menjadi faktor pendukung berlanjutnya koreksi indeks. Trading range untuk hari ini berada antara level 2.367-2.442.
Paramitra Alfa Sekuritas
Hari ini, IHSG diperkirakan turun karena adanya penyesuaian dari pelemahan bursa global. Penyesuaian itu terutama akibat imbas dari masalah utang Dubai World. Namun, investor dapat memanfaatkan situasi ini dengan mengoleksi saham-saham big cap, seperti TLKM, ISAT, JSMR, BBRI, PGAS, BMRI, ISAT, dan UNVR.